Monday, 24 December 2012

[RECIPE] Chocochip Cupcake with Cocoa

Entah kenapa belakangan pengen nyemil cupcake, udah lama juga nggak bikin lagi. Resepnya sih kurang lebih sama seperti yang sebelumnya, cuma ada sedikit revisi dan penyesuaian karena beberapa bahan ditambahkan. So, I made these ones yesterday. Check it out.


Chocochip Cupcake with Cocoa 05

Recipe
CARA MEMBUAT:
1. Kocok telur, margarin dan gula sampai tercampur rata menggunakan mixer. Masukkan tepung terigu, susu bubuk (2 sdm, I forgot to put this one on the list above) dan baking powder sedikit demi sedikit. 2. Tambahkan coklat bubuk perlahan-lahan dan kocok adonan sampai semua bahan tercampur rata.3. Matikan mixer dan taburi chocolate chip, aduk menggunakan spatula/sendok besar sampai tercampur rata dengan adonan.4. Olesi cetakan dengan mentega/margarin menggunakan kuas, baru kemudian pasang cup kertas di dalamnya. Hal ini tidak perlu dilakukan bila menggunakan loyang khusus cupcake/muffin.5. Tuang adonan sampai setengah cup, setelahnya bisa juga ditambahkan chocolate chip lagi.6. Panggang dalam oven panas sampai sekitar 30 menit (pastikan untuk mengecek setiap 15 menit).7. Ketika kue matang, keluarkan dan dinginkan.8. Oleskan icing* di atas kue dan ratakan menggunakan sendok. Baru kemudian taburi dengan coklat bubuk di atasnya sedikit saja. Bisa juga menggunakan saringan kecil (biasanya untuk saringan teh) untuk menaburkan, caranya: taruh coklat bubuk di atas saringan, posisikan di atas kue lalu ratakan menggunakan sendok sampai coklat tertabur di atas kue.9. Selain icing*, bisa juga menggunakan buttercream untuk hiasan. Pada dasarnya kue tanpa icing atau buttercream sudah bisa langsung dihidangkan :)
*Resep icing bisa dilihat pada resep Gingerbread Cookies.


Chocochip Cupcake with Cocoa 03

Chocochip Cupcake with Cocoa 04

Chocochip Cupcake with Cocoa 01

Chocochip Cupcake with Cocoa 02

Any questions, suggestion or a trial maybe, leave it on the comment section ;)
Selamat mencoba! :D

Sunday, 2 December 2012

[RECIPE] Gingerbread Cookies

Saya memang nggak merayakan Thanksgiving atau Natal, dan di sini pun kita nggak punya Winter. Tapi lalu saya jadi pengen bikin Gingerbread Cookies gara-gara musim hujan mulai datang dan suhu udara sekarang perlahan menjadi lebih dingin. Mirip-mirip winter lah yaa ;)


Resep ini saya dapatkan dari kumpulan buku resep punya nyokap yang sudah saya modifikasi di beberapa bagian. Selamat mencoba! :)



P1060067 copy
Gingerbread cookies
P1060061 copy

TAMBAHAN PENTING!
1. Apabila di rumah sudah ada tepung royal icing, abaikan saja resep membuat icing-nya dan lakukan prosedur penggunaan icing seperti yang biasa.
2. Pada kasus saya, di rumah jahe bubuk tidak tersedia. Sehingga saya menggantinya dengan jahe susu instan yang biasa digunakan untuk minuman, rasanya jadi sedikit ada susunya ;)
3. Pada beberapa resep ada yang ditambahkan kayumanis bubuk, golden syrup/madu dan yang jelas tanpa coklat bubuk. I'm just addicted to those powder, pardon me :)
3. Mungkin di foto kelihatan kristal-kristal gula di permukaan cookies, itu karena blender di rumah lagi rusak jadi gulanya nggak dihalusin dulu. Ada baiknya dihalusin aja dulu (pake blender) atau praktisnya beli aja gula halus dalam kemasan yang banyak di supermarket biar penampilannya makin cantik :)

[RECIPE] Double Choco Biscotti with Mint Sugar

Belakangan saya suka ngeliatin foto-foto Biscotti di Pinterest, langsung dong saya googling resepnya. Resiko menggunakan resep dari internet adalah bisa jadi hasilnya nggak sama kayak yang dibikin. Maka dari itu kita harus pinter-pinter memodifikasi, misal waktu adonan jadi kok rasanya masih kurang pas, adonan terlalu pekat/kurang cair, langsung tambahkan bahan yang diperlukan supaya jadi seperti yang kita inginkan. Tapi so far sih saya nggak pernah nemuin hasil yang terlalu ekstrem, paling resep cookies yang pake dimasukin ke kulkas, kalau saya sih nggak perlu karena nantinya cookies jadi keras banget.

Anywhooo, here's my success recipe. Use it as you will and enjoy! :)

P1050972 copy
Biscotti
P1050973 copy
P1050977 copy

Perlu diketahui bahwa ketika kue matang setelah proses pemanggangan pertama, aromanya sangat menggoda dan bisa jadi kalau iman nggak kuat, proses pemanggangan kedua tidak akan terlaksana dan kue berakhir di dalam perut ;) So, make sure you're strong enough to do the second process :)

Tuesday, 21 August 2012

[RECIPE] Choco Color Pop Cat's Tongue Cookies

Karena makanan serba Rainbow lagi semarak, saya pun jadi pengen bikin Katetong atau Kue Lidah Kucing Rainbow setelah ngiler ngeliat gambarnya di tabloid masak punya nyokap. Tapi, saya agak takut nih kalau makan makanan yang warnanya terlalu mencolok. Alhasil saya ubah variasinya dengan rasa kesukaan saya, coklat. How did I make this? Check this out:
Choco Color Pop Cat's Tongue Cookies
Pada beberapa resep lain yang saya baca, ada juga yang ditambahkan susu, room butter dan tepung maizena. FYI, susu dan room butter fungsinya sama, sebagai penambah kelezatan rasa. Jadi ntar rasanya jadi kayak butter cookies yang khas susunya. Sedangkan tepung maizena fungsinya supaya hasilnya lebih crispy alias renyah. Karena stok bahan-bahan ini nggak saya temukan di rumah, jadi nggak saya pakai dan hasilnya baik-baik saja :)

Takaran margarine pada resep asli yang saya jadikan acuan pun sebenarnya tidak sebanyak itu, hanya 150g. Sisanya adalah room butter, yang dalam kasus saya tidak digunakan. Kalau kata nyokap sih, takaran bahan cair dan bahan bubuk harus tetap seimbang sesuai resep. Misalnya, room butter nggak saya pake, otomatis kuantitas margarine harus bertambah untuk menyesuaikan dengan takaran bahan-bahan lainnya yang tidak mengalami perubahan.

TAMBAHAN PENTING!
1. Durasi memanggang terlama per loyang dalam kasus saya adalah 15 menit, adonan kue ini tergolong cepat matang. Jadi pastikan oven sudah dipanaskan terlebih dahulu supaya durasi memanggang nggak terlalu lama.
2. Pastikan loyang khusus lidah kucing-nya ada banyak yaa. Karena saya memakan waktu 2 jam buat memanggang (padahal mestinya 30 menit aja cukup) karena harus nunggu kuenya kering dulu baru bisa dipindah dari loyang.
3. Olesi loyang dengan mentega/margarine terlebih dahulu sebelum adonan dituang ke atasnya.

If you have any questions, tulis aja di comment atau bisa tweet saya di @demetrianikki. Khusus hasil uji coba resep ini, langsung kirim ke rumah aja ya! ;)


Selamat mencoba :)

Tuesday, 14 August 2012

Dream Catcher

Penulis Alanda Kariza
Penerbit Gagasmedia

Kalau boleh berlebihan, saya mau bilang ini semacam manual tentang bagaimana kita menjalani mimpi kita untuk diwujudkan, which mean you will see the guidelines about how to make your dreams come true. Memang nggak ada jaminan mimpimu bakal terwujud, karena semuanya balik ke diri sendiri. Tetapi, melalui buku ini, saya yang tadinya meraba-raba apa yang harus dilakukan supaya mimpi-mimpi saya terwujud (yes, I know hard work, praying and consistency are basic points) jadi lebih terbuka, lebih aware akan hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan.

Alanda Kariza mungkin sudah menjalani sebagian mimpinya, begitu juga dengan tokoh-tokoh yang ia tuliskan di dalam bukunya. Pembaca bisa menemukan selipan wawancara dengan sosok orang-orang yang sudah menjalani sebagian mimpinya dan sedang menuju ke sana, and that's totally inspiring. Why? Because they're real and common people. Orang-orang ini kenalan Alanda, yang mana beberapa mungkin datang dari dunia entertainment dan sebagian lainnya adalah orang-orang biasa yang berjuang buat mewujudkan mimpinya and they're half through there.

Kalau ingat manual, pasti yang kebayang adalah instruksi 'do this, do that'. But wait a sec, di buku ini nggak melulu berisi tips-tips, pembaca juga bisa menemukan cerita Alanda sendiri. Perjalanannya menuju mimpinya, kisah sehari-hari, yang mana juga dialami anak muda di manapun masa kini. Ceritanya dikorelasikan dengan sub-bab dalam bukunya untuk dijadikan studi kasus yang bisa dipertimbangkan. Mengingat saya anti banget baca self-help book yang 'menggurui' (which totally bore me immediately), saya beli buku ini juga karena ilustrasi di dalamnya (dan juga cover-nya) keren banget! :D Intinya, buku ini memang ditujukan buat kalangan anak muda yang sedang mengejar mimpinya atau mungkin butuh panduan tentang mimpi yang ingin dimiliki. 

Dengan foreword dari Monique Coleman (which is SO great! I can't believe she's a real activist), buku ini berharga selayak kontennya. Saran saya nih, kalau nggak biasa organized hal-hal dalam kehidupan kita, kamu bisa coba isi kolom-kolom yang disediakan di dalam buku ini (atau mungkin bikin sendiri di buku terpisah). Dengan demikian, mungkin kamu bisa terbantu dalam menemukan mimpi dan mewujudkannya.


Have fun reading! :D



LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin