Sunday, 26 September 2010

Dear September

Mungkin belakangan saya akan menulis dalam rentang waktu yang berjauhan. Posting terakhir aja udah berasa jadul amat gitu yah hehe. Yah, selain waktu yang tidak memberi saya kesempatan, juga mood yang herannya suka naik turun seenak udel. Jadi, di sela-sela waktu di mana saya seharusnya membaca 2 chapter textbook Organization Theory, saya menulis postingan ini. So I hope it's worth it.

Oh you know what, I miss typing a lot of things I love using my keyboard. It's a special feeling when you spill out the thoughts inside your mind into words. Kinda relieving somehow
;]


Well
, seperti biasa, banyak kejadian yang mau saya ceritakan. Bulan puasa lalu misalnya, mestinya banyak yang bisa ditulis tapi apa daya bulan Ramadhan saya justru sibuk habis-habisan dan sebulan lewat aja gitu -___-" Ramadhan tahun ini agak sedikit sentimentil, kenapa? Karena mungkin ini adalah Ramadhan terakhir saya sebagai anak kuliahan, mungkin ini adalah Ramadhan terakhir saya di Surabaya (hope I'm gonna spend another year far away from here, AMEN), dan jelas ini adalah Ramadhan terakhir bersama sahabat-sahabat BLM saya. I hate to talk about last moments, it always brings me to tears. Tapi kenyataannya memang demikian, sialnya. Dan di Ramadhan terakhir ini pun saya sempetin deh buka bareng anak-anak BLM yang meski nggak lengkap tapi lumayan daripada tahun lalu :D


Iga Leko
Ramadhan 2010
at Iga Leko :]

Someday, we're gonna do this kinda meeting in a complete team. Someday, my friends :]



-- -- -- -- --


Bulan puasa tahun ini saya disibukkan dengan acara kampus yang punya agenda bikin usaha parcel. Selain merangkai, saya juga kebagian ngirim-ngirim gara-gara nemenin si pacar yang anak transportasi. Udah deh super hore, mulai ngerjain parcel dari pulang kantor langsung sampai sahur (kebetulan waktu itu lagi nggak puasa) sampe muter-muter nyari alamat yang nggak jelas pas nganter-nganter. Hidup saya sempet jungkir balik gara-gara jam istirahat yang kacau balau. Capek? Pastinya! Tapi seneng juga karena kalaupun di rumah saya juga bingung mau ngapain. Contohnya waktu dapet jatah liburan menjelang Lebaran, niatnya sih pengen having quality time sama orang rumah. Eh, yang ada saya sendirian di rumah dan malah gulung-gulung nggak jelas di sofa/kasur. Baca novel nggak mood, nonton TV males, main sama Mao dianya malah main keluar. Sumpah mati gaya.


What about my little brothers?
Oh, sialnya jadwal libur kita nggak sama. Saya libur duluan dan waktu mereka udah libur saya malah masuk. Crud!


And what about Lebaran this year?
Lebaran tahun ini berjalan lebih rame dari tahun lalu, sepupu-sepupu dari pihak nyokap yang jarang ketemu kemarin dateng semua ke rumah eyang dan udah pada bawa anak aja gitu -___-" Sempet foto bareng juga semua cucu dan cicit eyang saya :D (stupid me, I forgot to bring Lou. Yes, I know, moron).


Telat sih, tapi saya juga mau minta maaf kalau ada tulisan saya di blog ini yang tidak berkenan di hati. Saya mohon dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya. Taqobalallahu minna wa minkum :]





-- -- -- -- --


And this is the crucial moment on September. Yes, my birthday is on September but beyond of all that, there's another day that will immediately turn my day down. The day when my grandma passed away
.
It was the night before my 20th birthday, it was a terrible night I've been through.
Sewaktu ngumpul bareng sodara-sodara saya pas Lebaran, salah satu bude saya mengingatkan bahwa saya harus sudah ada di rumah akhir minggu depan karena mau ada selamatan 2 tahun meninggalnya eyang. Saya sempet blank sesaat waktu mendengarnya. Sudah 2 tahun ya...
Inilah alasan kenapa saya benci ulang tahun saya sejak 2 tahun lalu. Saya seperti dibayangi kesedihan yang sama yang pergi dan akan selalu datang kembali setiap tahunnya. Dan seperti sudah bisa ditebak, tepat di jam-jam di mana 2 tahun yang lalu saya kehilangan sosok yang sudah membesarkan saya melebihi nyokap saya sendiri, saya menangis. Saya rindu eyang saya. Saya rindu dinasihati, saya rindu didoakan buat masa depan saya, saya rindu bercanda dengan beliau. Saya kangen eyang.

Mungkin yang jadi follower saya di twitter sempet menyaksikan tweet saya yang mellow kronis. Pacar sempet sms dan mendoakan semoga besok jadi hari yang menyenangkan buat saya, considering the next day is my birthday. But still, I couldn't hold the tears down. Dan sekali lagi, pelarian saya cuma satu. Dia. Hanya Yang Maha Mendengar yang bisa menenangkan saya. Setelah berdoa buat eyang, sedikit bicara dengan-Nya, saya masih belum bisa tidur karena ternyata malam hampir berakhir. Itu artinya angka satuan di usia saya akan bertambah satu tingkat. Saya tunggu jam sampai menunjukkan pukul 00.00, sekalian make a wish :]


And my fave birthday greeting this year came from
Cece. She knows me too well and she wishes me a specific wish I couldn't ask more ;]


Purple Box

Oh and I got a morning surprise from the boyfie. He picked me up in the morning (because I got a morning class, yes even in my birthday) and he surprised me with a big purple box on the passenger seat next to him. When I opened it, it felt like my hands just dead. It's just too much, too much for me considering I'm not a good girlfriend ;] I told him it's too much but he said it's okay because it's special for me. God, seriously, this is way too much.

What did we do after that? He dropped me at campus because I got a class to catch. Even though I still can't believe he did such a sweet thing like that but the show must goes on, everybody!
And funny thing about my birthday this year is I got the same kind of gifts. Watches. Kinda an alarm for me to wake up earlier or what? -____-" From whom I got them? Guess who! ;]



-- -- -- -- --

Mendekati akhir bulan September saya makin stres aja, bukan karena saya suka bulan September, tapi karena kerjaan kayaknya makin banyak aja tuh memasuki Oktober -____-"
Bulan depan saya bakal jadi PJ (penanggung jawab) bulanan di kantor bareng sama temen saya, doain nggak ada proyek besar ya jadi saya masih bisa jalan-jalan. AMEN. Trus kayaknya peran saya di kepanitiaan event kampus bakal lebih banyak bikin ini-itu, even though I love it but still, I need a break sometimes.

College? Not even better.
Meskipun mata kuliah yang saya ambil semester ini udah nggak terlalu banyak, tapi tiap minggunya selalu ada tugas. Great.


Di luar masalah kampus dan kantor, si pacar juga mau ultah akhir bulan ini. Which I have no idea what to give to him. Totally clueless. See? I told you, I'm not a good girlfriend ;]
Setelah apa yang dia kasih ke saya pas ultah kemarin, saya nggak yakin bisa membalas yang paling nggak sama besarnya ke dia. Major help :'[




-- -- -- -- --


Anyway
, Salah satu mata kuliah yang saya ambil semester ini adalah Seminar PIO (Psikologi Industri dan Organisasi), di mana salah satu topik kuliah dalam silabus adalah Personal Branding. It's kinda an interesting topic to talk about actually. One of the literatures is "Your Job is not Your Career" by @ReneCC. It's a cool book reminds me of "Whatever You Think, Think the Opposite" by Paul Arden. Contains lots of inspirational phrase, great artworks of illustration and of course, fun to read :D


Bukunya tentang bagaimana menjalani karir yang didasarkan pada passion kita, bagaimana sebaiknya kita menentukan ke mana kita akan mengarahkan perjalanan karir yang akan kita tempuh. Berulang kali Rene menyebutkan PASSION sebagai landasan utama, dan karena topik perkuliahan saya adalah personal branding, maka dapat dikatakan bahwa pondasi passion yang kuat akan menciptakan keunikan tersendiri dari individu dan hal ini akan membangun personal branding yang powerful. Karena individu itu berbeda, karena dia unik dan punya knowledge yang kuat akan passion-nya.
Selain itu, packaging bukunya juga unik. Satu paketnya terdiri dari 2 buku, tapi waktu masih disegel kelihatannya adalah 1 buku. Layouting-nya menarik dan kertas yang digunakan juga bukan kertas putih, tapi kertas kekuningan yang nggak bikin bosen baca tulisan di dalamnya. At last, I recommend this book for you, my dear readers :]



-- -- -- -- --


Glee Season 2 is on! Can't wait to start watching it, guys! Oh, and turn the soundtrack on and on and on and on like crazy
:D



P.S.:
if you wondering, what Cece's wish for me, you can check my first tweet on my birthday. Exactly the same! ;]

P.S.S.
: and my passion is... why don't you tell me? :]

P.S.S.S:
thank you, ibuuu and boyfie. Like, A LOT. You made my day :D and I love you, Grandma. As always :]

Sunday, 5 September 2010

Cheers, UK

Penulis Citra Dyah Prastuti
Published by Gagasmedia

Ini nih buku yang saya tunggu-tunggu dari dulu. Buku perjalanan tentang Inggris, khususnya London. Seperti kata pepatah, pucuk dicita ulam tiba :D

Travelling book yang ditulis oleh mahasiswa Indonesia yang kuliah S2 di SOAS, University of London, UK ini membawa pembaca berkelana di negara yang menjadi impian nyaris siapa saja di tanah air. Citra dengan baik mengagendakan kegiatan jalan-jalan selama kunjungan belajarnya di London, dia mengelilingi kota-kota di luar London di mana kisah perjalanannya menarik dan seru untuk disimak.

Bersama mahasiswa Indonesia lain yang juga sekolah di Inggris, Citra berpetualang mengunjungi tempat-tempat yang selama ini gambarnya cuma bisa dilihat di internet dan majalah traveling. Ketika mengunjungi suatu tempat, Citra menggambarkan bagaimana suasananya, apa saja yang menarik perhatiannya serta tips-tips keuangan saat berbelanja di shopping area. Hal ini penting ya, mengingat Inggris adalah, kalau boleh mengutip Citra, "negara serba mahal". Dibandingkan Rupiah, tentu kurs Poudsterling akan mematok harga barang-barang jauh lebih mahal.

Pembaca yang berencana ke Inggris tapi kantong cekak akan sangat terbantu dengan membaca buku ini. Citra yang di sana bukan sebagai turis, melainkan mahasiswa, di mana pengeluaran akan banyak dihabiskan pada biaya hidup tentunya harus pintar-pintar mengelola uang yang diberikan oleh pihak pemberi beasiswa. Pengelolaan di sini berarti, memasukkan agenda jalan-jalan, belanja serta hura-hura ke dalam list kegiatan selama sekian periode di Inggris :D

Overall, buku ini seru buat dibaca pas lagi liburan kayak saya gini. Itung-itung jalan-jalan murah hehe. Selain itu, saya juga semakin semangat buat cari beasiswa ke London mengikuti jejak Citra :D

Next traveling book I'm waiting for is New York and San Fransisco. Ayo siapa mau nulis buku perjalanannya? Atau mungkin saya sendiri yang nulis ntar? AMEN! :D




Also check her blog >> http://citradp.wordpress.com/

The Last Song

Directed by Julie Anne Robinson
Staring: Miley Cyrus, Kelly Preston, Liam Hemsworth


Setiap musim panas tiba, Ronnie (Miley Cyrus) dan adiknya, Scott (Hallock Beals), dikirim ibunya (Kelly Preston) untuk mengunjungi sang ayah (Greg Kinnear) yang tinggal terpisah di tepi pantai. Sejak kedua orangtua mereka bercerai, Ronnie dan Scott akan menghabiskan summer di rumah ayahnya. Sejak perceraian itu pula Ronnie tidak pernah suka dengan ide mengunjungi-ayah-di-musim-panas. Ia benci ayahnya yang pergi meninggalkannya dan mengasingkan diri di tepi pantai begini.

Namun musim panas ini berbeda, Ronnie dihadapkan pada sebuah fakta pahit bahwa ayahnya mengidap kanker paru-paru kronis dan hidupnya divonis tidak akan lama. Perasaan bersalah pun perlahan merayapi Ronnie, sepanjang musim panas ia telah bersikap tidak ramah pada ayahnya, bahkan merusak liburan adik yang disayanginya. Apa yang akan dilakukan Ronnie? Apakah ia akan selamanya membenci sang ayah? Bahkan sampai ajal menjemput ayahnya itu?

Sebuah kisah drama dengan sedikit bumbu romance yang sukses membuat saya sembab tengah malam (ya, karena saya nontonnya menjelang pagi buta hehe). Akting Miley di sini bener-bener ok, karena menurut saya karakter yang diperankan Miley dalam film ini nggak jauh beda dengan Hannah Montana. Meskipun tokoh Ronnie tidak menonjolkan sisi komedi namun somehow saya melihat Miley tidak akan kesulitan memerankan karakter ini karena, yah, tidak jauh beda dengan Hannah Montana, gaya bicaranya sama dan sedikit komikal. Kalau menurut saya sih, itu udah Miley banget :D *ketauan kalau fans-nya MC*

Well, buat penggemar drama romance film ini patut ditonton deh. Apalagi buat yang suka banget sama film yang temanya tentang ayah, ini film wajib buat kalian. Kenapa saya nangis to the core nonton film ini? Ya simply karena ceritanya tentang father and daughter. I'm my father's daughter :D

Oh anyway, soundtrack-nya juga nggak kalah ok lho. Didominasi oleh band-band alternatif yang keren abis dan pastinya ok buat didengerin sambil baca buku atau sambil jalan, selain itu juga ada beberapa lagu yang dinyanyiin sendiri oleh Miley. Cool to have lah pokoknya! :D

Here's the track list:1. OneRepublic – “Tyrant”
2. VHS or Beta – “Bring On The Comets”
3. Eskimo Joe – “Setting Sun”
4. Miley Cyrus – “When I Look At You”
5. The Paper Raincoat – “Brooklyn Blurs”
6. Ra Ra Riot – “Can You Tell”
7. Jose Gonzales – “Down The Line”
8. Iron & Wine – “Each Coming Night”
9. Miley Cyrus – “I Hope You Find It”
10. Maroon 5 – “She Will Be Loved”
11. Alpha Rev – “New Morning”
12. Edwin McCain – “Broke Down Hearted Wonderland”
13. Allstar Weekend – “A Different Side of Me”
14. Valora – “No Matter What”
15. The Ravonettes – “Heart Of Stone”
16. Aaron Zigman – “Steve’s Theme”

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin

Share